🎬 Pendahuluan
Film anime terbaru 2025, Demon Slayer: Infinity Castle, menghadirkan banyak pertarungan sengit yang jadi bahan diskusi hangat di kalangan fans. Dua duel yang paling mencuri perhatian adalah:
- Akaza vs Giyu & Tanjiro
- Douma vs Shinobu
Kedua pertarungan ini bukan sekadar adu kekuatan, tapi juga pertarungan emosional dan filosofis yang meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.
⚔️ Akaza vs Giyu & Tanjiro – Sinergi dan Emosi

Pertarungan melawan Akaza memperlihatkan kekuatan kolaborasi antara Giyu Tomioka dan Tanjiro Kamado.
Fans di forum Reddit menekankan bahwa Giyu berperan penting dalam “menahan” Akaza agar Tanjiro bisa menemukan teknik barunya, see-through the world. Seorang pengguna menulis:
“Giyu was keeping Akaza busy so Tanjiro can figure out Akaza’s compass … Giyuu did well alone.”
Hal ini membuat banyak penggemar merasa Giyu tidak sekadar jadi “support”, melainkan faktor vital dalam duel ini.
Namun, klimaks pertarungan justru lebih emosional. Fans mencatat bahwa Akaza seolah menyerah pada masa lalunya sendiri. Seorang komentator menulis:
“Akaza literally committed suicide … morally he lost.”
👉 Jadi, duel ini bukan hanya kemenangan fisik, melainkan kemenangan moral dan emosional bagi Tanjiro & Giyu.
❄️ Douma vs Shinobu – Pertarungan Simbolis dan Mengejutkan

Pertarungan Douma vs Shinobu Kocho dianggap sebagai salah satu duel paling dramatis dalam arc Infinity Castle.
Shinobu, dengan jurus racun khas Insect Hashira, berusaha menghadapi kekuatan Douma yang luar biasa sebagai Upper Rank Two. Fans menyebut duel ini sebagai benturan apatisme dingin Douma dengan semangat pantang menyerah Shinobu.
Artikel FandomWire bahkan menyebut adegan tertentu membingungkan banyak penonton, ketika Douma terlihat menunjukkan perasaan aneh terhadap Shinobu. Hal ini dianggap mengejutkan karena bertentangan dengan sifat Douma yang biasanya nihilistik dan tidak berperasaan.
Seperti yang tercatat di wiki resmi: Shinobu menggunakan racun dalam upaya terakhirnya, namun Douma tetap bertahan. Duel ini menegaskan betapa kuat dan liciknya Douma, sekaligus menambah bobot emosional pada karakter Shinobu.
🧩 Analisis Fans
- Akaza vs Giyu & Tanjiro → Dilihat sebagai pertarungan kolaborasi penuh emosi. Fans menyoroti bagaimana Giyu memberi ruang bagi Tanjiro untuk menemukan kekuatan barunya, sementara keputusan Akaza di akhir duel menambah lapisan moral.
- Douma vs Shinobu → Dilihat sebagai pertarungan filosofis. Shinobu mewakili tekad dan pengorbanan, sedangkan Douma mewakili kehampaan dan nihilisme.
📝 Kesimpulan
Pertarungan di Demon Slayer Infinity Castle membuktikan bahwa arc ini bukan hanya tentang aksi visual memukau, tapi juga soal narasi emosional dan filosofi karakter.
- Akaza vs Giyu & Tanjiro → kemenangan yang lahir dari sinergi dan emosi.
- Douma vs Shinobu → duel yang simbolis, tragis, dan memperlihatkan kontras paling tajam dalam seri ini.
Bagi banyak fans, inilah yang menjadikan Infinity Castle salah satu film anime terbaru 2025 yang paling intens dan tak terlupakan.