Saturday, February 14, 2026
HomeFilmTabayyun (2025): Mencari Kebenaran di Balik Luka dan Cinta

Tabayyun (2025): Mencari Kebenaran di Balik Luka dan Cinta

Dalam lanskap perfilman Indonesia yang terus berkembang, Tabayyun hadir sebagai sebuah drama religi yang menyentuh, mengangkat tema tentang pencarian kebenaran, cinta, dan penerimaan diri. Disutradarai oleh Key Mangunsong dan dibintangi oleh Titi Kamal, Ibrahim Risyad, serta Naysilla Mirdad, film ini menawarkan narasi yang mendalam dan relevan dengan realitas sosial masyarakat kita.

Sinopsis Singkat

Zalina (Titi Kamal) adalah seorang ibu tunggal yang membesarkan putranya, Arka (Farrell Rafisqy), seorang diri. Identitas ayah Arka yang tidak jelas membuat Zalina sering menjadi bahan pergunjingan di lingkungan sekitarnya. Kehidupan Zalina mulai berubah ketika Arlo (Ibrahim Risyad), putra dari pimpinan perusahaan tempatnya bekerja, jatuh cinta padanya. Namun, hubungan mereka tidak mudah karena Arlo telah dijodohkan dengan Arum (Naysilla Mirdad), dan ibunya, Samira (Jenny Rachman), menentang hubungan tersebut. Pertemuan antara Samira dan Zalina untuk “bertabayyun” mengungkap masa lalu kelam Zalina yang selama ini disembunyikan.

Analisis dan Ulasan

Tabayyun berhasil menyajikan cerita yang kompleks dengan pendekatan yang halus dan penuh empati. Karakter Zalina digambarkan sebagai sosok yang kuat namun rapuh, berjuang menghadapi stigma sosial dan trauma masa lalu. Titi Kamal memberikan penampilan yang meyakinkan, membawa penonton merasakan setiap emosi yang dialami oleh Zalina.

Ibrahim Risyad sebagai Arlo menunjukkan transformasi karakter yang menarik, dari seorang pria yang terikat oleh ekspektasi keluarga menjadi individu yang berani memperjuangkan cintanya. Interaksi antara Arlo dan Arka menambah kedalaman emosional film ini, terutama ketika Arka dengan polosnya meminta izin untuk memanggil Arlo “papa”, sebuah momen yang menyentuh hati.

Secara sinematik, film ini memanjakan mata dengan tata gambar yang lembut dan tone warna hangat, memperkuat suasana emosional setiap adegan. Musik latar yang diisi oleh lagu-lagu dari Fabio Asher, Anggis Devaki, dan Nabila Ellisa semakin memperdalam makna dari setiap momen penting dalam film.

Namun, film ini tidak lepas dari kekurangan. Beberapa bagian narasi terasa repetitif, terutama konflik antara Arlo dan ibunya yang berulang-ulang digambarkan. Durasi film yang cukup panjang juga sedikit mengendurkan tensi di paruh tengah. Meskipun demikian, kekuatan akting para pemain utama mampu menjaga keterlibatan penonton hingga akhir cerita.

Kesimpulan

Tabayyun adalah film yang berhasil menggabungkan drama keluarga dengan pesan moral yang kuat tentang pentingnya mencari kebenaran sebelum menghakimi. Dengan penampilan akting yang solid, sinematografi yang indah, dan musik yang menyentuh, film ini layak menjadi tontonan yang menggugah hati dan pikiran.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments